Ketahui Batas Beban Maksimal yang Boleh Diangkat Manual oleh Pekerja
Pengangkatan benda kerja secara manual tanpa alat bantu memiliki batas berat maksimal. Ini diperlukan agar risiko cedera bisa dihindari. Seperti kita ketahui bersama, pengangkatan benda kerja secra manual dan tanpa alat bantu masih jamak ditemui. Terutama pada proses loading-unloading, pemindahan barang, maupun pengemasan.
Celakanya, bila tidak dikontrol, beban berat yang diangkat secara berulang bisa menyebabkan cedera hingga gangguan kesehatan jangka panjang. Lalu berapa sebenarnya batas berat benda kerja yang boleh diangkat secara manual oleh pekerja? Simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.
Baca juga: Katalog Schmalz Suction Cups
Batas Maksimal Beban Manual Berdasarkan Usia & Frekuensi
Batasan ini mengacu pada Pedoman Keselamatan Kerja dari Uni Eropa dalam aturan 90/269/EEC, yang mengatur perlindungan pekerja terhadap risiko dari pengangkatan beban manual tanpa alat bantu.
Berikut adalah tabel rekomendasi batas maksimum berat benda kerja yang boleh diangkat manual:
Rentang usia | Frekuensi mengangkat dan membawa benda kerja | |||
| Hanya sekali dalam 1 jam | Lebih dari 2 kali dalam 1 jam | |||
| Perempuan | Laki-laki | Perempuan | Laki-laki | |
| 15 – 18 tahun | 15 kg | 35 kg | 10 kg | 20 kg |
| 19 – 45 tahun | 15 kg | 55 kg | 10 kg | 30 kg |
| > 45 tahun | 15 kg | 45 kg | 10 kg | 25 kg |
Penelitian menunjukkan, pekerja yang rutin mengangkat beban berat secara manual tanpa alat bantu, memiliki risiko cedera punggung delapan kali lebih besar dibandingkan dengan pekerja yang tidak melakukan pengangkatan berulang.
Risiko & Penyakit yang Ditimbulkan dari Angkat Beban Manual
Manual handling atau pengangkatan material yang dilakukan secara manual tanpa alat bantu menjadi penyebab dari tingginya angka kecelakaan kerja.
Studi dari Occupational Safety and Health Administration (OSHA) di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa lebih dari 36% kecelakaan di tempat kerja disebabkan oleh penanganan material secara manual, termasuk aktivitas mengangkat, membawa, menarik, atau mendorong benda kerja.
Bila beban yang diangkat sudah melampaui batas maksimal dan terus dilakukan secara berulang, menyebabkan berbagai cedera muskuloskeletal dan penyakit akibat kerja, antara lain:
Cedera & Gangguan Umum:
- Nyeri punggung bawah (low back pain)
- Hernia nukleus pulposus (HNP) atau saraf terjepit
- Cedera otot dan tendon (strain)
- Cedera bahu dan leher
- Gangguan saraf perifer (neuropati)
Dampak Lainnya:
- Menurunnya produktivitas akibat kelelahan
- Tingginya absensi karena gangguan otot
- Kenaikan klaim biaya perawatan dan kompensasi tenaga kerja bagi perusahaan
Melalui penggunaan alat bantu seperti vacuum handling system, pengangkatan beban dengan berat lebih dari batas aman dapat dilakukan secara efisien. Sehingga dapat menghilangkan risiko beban berlebih pada tulang belakang akibat pengangkatan manual.
Solusi Ergonomis: Schmalz Vacuum Lifters & Crane System
Schmalz menghadirkan solusi angkat beban yang ergonomis, aman, dan efisien yaitu Vacuum Lifters & Crane Systems. Dengan teknologi vacuum handling dari Schmalz, beban hingga ratusan kilogram bisa diangkat dengan mudah. Cocok diaplikasikan di industri logistik, manufaktur, packaging, otomotif, dan lain-lain.
Teknologi Vacuum Handling dari Schmalz:
- Vacuum Tube Lifters Jumbo Series
- Mampu angkat beban maksimal hingga 300 kg
- Benda kerja yang bisa diangkat: kotak kardus, sak, tong, pelek kendaraan, papan kayu, beda dengan permukaan datar atau sedikit melengkung
- Vacuum Lifting Device VacuMaster
- Mampu angkat beban maksimal hingga 2000 kg
- Benda kerja yang bisa diangkat: pelat logam besar atau lembaran, papan kayu atau bahan plastik, panel kaca atau elemen fasad, produk non-porous seperti barel, panel solar, dan permukaan halus lainnya.
3. Crane System and Jib Cranes
- Mampu angkat beban maksimal hingga 2500 kg
- Benda kerja yang bisa diangkat: kardus kemasan, pelat logam & baja, panel kayu & MDF, kaca & material rapuh, plastik & material rapuh
4. Electric Rope Balancers
- Menggunakan tenaga baterai, fleksibel, dan mobile
- Mampu angkat beban maksimal hingga 300 kg (produk Quick-Lift Arm/QLA) dan 600 kg (produk Quick-Lift Rail).
- Cocok untuk aplikasi dengan presisi tinggi seperti manufaktur dan perakitan
Baca juga: Vacuum JumboSprint Terbukti Bantu Efisiensi Produksi di Industri F&B
Kesimpulan
Pengangkatan beban manual tetap menjadi bagian dari banyak aktivitas industri. Namun, memahami batas angkat aman dan risiko jangka panjangnya adalah langkah awal menuju keselamatan dan produktivitas kerja yang lebih baik. Solusi seperti vacuum lifter and crane system dari Schmalz tidak hanya mencegah cedera, tapi juga memberikan efisiensi proses dalam jangka panjang.
Hubungi Kami untuk Solusi Vacuum & Handling System Terbaik!
Ingin mengurangi risiko cedera dan meningkatkan efisiensi kerja di fasilitas Anda? Tim PT Dimensi Quantum Wahyudi siap membantu memilih solusi vacuum lifter Schmalz yang paling sesuai dengan kebutuhan fasilitas industri Anda. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi lebih lanjut! Gratis