PT Dimensi Quantum Wahyudi
Dimensi Quantum Wahyudi
  • Home
  • About
  • Product
  • Articles
    • News
    • Articles
  • Contact
  • id
    • en
    • id
August 10, 2025

Ini Jenis Cedera Akibat Mengangkat Benda Kerja Berlebih

Tes Blog schmalz, Vacuum Tube Lifter

Pengangkatan manual yang tidak tepat merupakan salah satu penyebab utama cedera di tempat kerja. Cedera akibat aktivitas pengangkatan manual sering terjadi karena postur tubuh yang tidak ergonomis, beban berlebih, atau frekuensi pengangkatan yang tinggi. 

Dari laporan Health and Safety Executive (HSE) tahun 2024, ada 17% cedera kerja di Inggris yang disebabkan oleh kesalahan dalam pengangkatan material secara manual. Cedera yang paling umum adalah musculoskeletal disorders (MSD), termasuk nyeri punggung, cedera bahu, dan tekanan pada sendi.

Cedera akibat pengangkatan manual tidak hanya berdampak pada kesehatan pekerja, tetapi juga dapat memengaruhi produktivitas dan efisiensi perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mulai memperhatikan faktor ergonomi dalam proses kerja dan mempertimbangkan solusi yang dapat mencegah cedera.

Baca juga: Cek Batas Benda Kerja yang Boleh Diangkat Manual oleh Pekerja

Jenis Cedera Disebabkan oleh Kesalahan Pengangkatan Manual

Pengangkatan manual yang tidak tepat berisiko menimbulkan berbagai cedera fisik yang bisa berpotensi serius.

Berikut ini beberapa jenis cedera yang sering terjadi akibat aktivitas pengangkatan manual:

1. Cedera Punggung Bawah

Cedera ini paling sering terjadi saat mengangkat beban berat dari posisi membungkuk atau tanpa bantuan alat. Kondisinya bisa berupa ketegangan otot, hernia tulang belakang, hingga gangguan saraf.

2. Radang Otot (Myositis) 

Radang otot muncul akibat aktivitas fisik yang berlebihan, seperti mengangkat beban secara berulang tanpa cukup waktu pemulihan. Gejalanya meliputi nyeri, kelemahan otot, dan pembengkakan pada area tertentu.

3. Gangguan Sendi dan Tulang

Tangan, bahu, tulang belakang, dan kaki rentan mengalami gangguan sendi atau pergeseran tulang akibat tekanan berlebih saat memindahkan beban. Postur tubuh yang salah saat pengangkatan manual dapat memperparah kondisi ini.

4. Cedera Leher dan Kepala

Mengangkat beban dengan posisi tubuh yang tegang atau condong ke depan dapat menyebabkan ketegangan otot di sekitar leher, yang kemudian memicu sakit kepala dan gangguan pergerakan leher.

5. Cedera Jaringan Lunak

Saraf, ligamen, dan tendon rentan mengalami cedera saat tubuh melakukan gerakan berulang atau menopang beban berat secara terus-menerus. Cedera ini dapat menimbulkan nyeri kronis dan membatasi mobilitas.

6. Hernia Abdominalis

Terjadi ketika otot perut robek akibat tekanan tinggi dari dalam tubuh saat mengangkat beban berat. Kondisi ini bisa memicu tonjolan yang menyakitkan dan memerlukan penanganan medis.

7. Fraktur Tulang (Patah Tulang)

Pengangkatan manual yang dilakukan secara tidak hati-hati, terutama saat tergelincir atau kehilangan keseimbangan, bisa menyebabkan patah tulang, umumnya pada pergelangan tangan, lengan, atau kaki.

8. Musculoskeletal Disorders (MSDs)

Merupakan gabungan dari gangguan otot, sendi, dan jaringan tubuh lainnya yang disebabkan oleh pengangkatan berulang, postur kerja yang buruk, serta kurangnya waktu pemulihan otot.

Baca juga: Vacuum Lifter JumboSprint Terbukti Bantu Efisiensikan Industri F&B

Dampak bagi Perusahaan

Cedera kerja akibat pengangkatan manual membawa dampak langsung yang signifikan bagi perusahaan, mulai dari biaya pengobatan, klaim asuransi, hingga kompensasi ketenagakerjaan. Absennya pekerja produktif juga menyebabkan hilangnya jam kerja dan penurunan output harian. 

Tak jarang, tanggung jawab sementara dialihkan ke rekan kerja lain, yang memicu efek domino berupa kelelahan, stres, hingga risiko cedera lanjutan yang seluruhnya berdampak pada terganggunya efisiensi tim dan kelancaran proses produksi.

Solusi: Gunakan Vacuum Lifter untuk Mengangkat Beban

Pencegahan bukan hanya soal melindungi keselamatan individu, tetapi juga menjaga keberlangsungan operasional perusahaan secara keseluruhan. Investasi pada alat bantu kerja, pengawasan terhadap prosedur operasional, serta pembentukan budaya keselamatan kerja dapat secara signifikan menekan potensi cedera dan meningkatkan produktivitas jangka panjang. 

Salah satu solusi efektif untuk mencegah cedera akibat pengangkatan manual adalah penggunaan vacuum lifter yaitu alat bantu ergonomis yang dirancang untuk mengangkat beban dengan tenaga vakum. Alat ini memudahkan proses pengangkatan material berat seperti karung, boks, drum, lembaran kaca, dan berbagai benda kerja lainnya di lini produksi.

Penggunaan vacuum lifter memungkinkan proses pemindahan barang berlangsung lebih efisien dan aman, sehingga berdampak langsung pada peningkatan keuntungan perusahaan. Di saat yang sama, risiko kecelakaan kerja pun berkurang, sementara produktivitas meningkat dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan aman.

Vacuum Lifter dari Schmalz di PT Dimensi Quantum Wahyudi

Menjawab permasalahan tersebut, PT Dimensi Quantum Wahyudi menghadirkan Vacuum Tube Lifter Jumbo Series dari Schmalz. Yaitu Schmalz JumboFlex, JumboSprint, dan JumboErgo. Produk ini dirancang untuk menawarkan kinerja pengangkatan optimal dengan teknologi vakum terkini.

Dengan berbagai pilihan model yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri, JumboSeries dari Schmalz mampu menangani beragam aplikasi mulai dari beban ringan hingga berat, termasuk penggunaan khusus di berbagai sektor seperti manufaktur, logistik, otomotif, kimia, makanan dan minuman, dan lainnya. 

Kapasitas angkatnya mulai dari 50 kilogram hingga 300 kilogram. Penggunaannya juga sangat mudah, cukup satu orang operator. Desainnya intuitif dan sudah dilengkapi sertifikasi dari lembaga internasional seperti AGR (Aktion Gesunder Rücken), sebagai produk yang ramah punggung dan mendukung kesehatan pekerja.

Apabila Anda tertarik untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja di lingkungan industri, PT Dimensi Quantum Wahyudi siap menyediakan solusi vacuum lifter unggulan. 

Hubungi tim sales kami di sales@dimensiwahyudi.com untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi mengenai pilihan vacuum lifter terbaik bagi bisnis Anda atau klik tombol di bawah ini.

Hubungi Sales Kami Sekarang

Ketahui Batas Beban Maksimal yang Boleh Diangkat Manual oleh Pekerja  White Paper: Vacuum Lifter sebagai Solusi Pengangkatan yang Aman untuk Industri

Related Posts

White Paper Dimensi Quantum Wahyudi

Blog, News, Product

White Paper: Vacuum Lifter sebagai Solusi Pengangkatan yang Aman untuk Industri

Batas maksimal angkat benda kerja cover

Blog

Ketahui Batas Beban Maksimal yang Boleh Diangkat Manual oleh Pekerja 

PUG_PGE-05146

Blog, Product

Teknologi Vacuum Automation untuk Industri 

Head Office

Jl. Boulevard Selatan Blok A No. 51 Sinpasa, Summarecon Bekasi 17145 Indonesia

PT Dimensi Quantum Wahyudi
Copyright 2025 © Dimensi Quantum Wahyudi
Connect with Us
  • @nabelsakha
  • Nabel Sakha Group
  • Nabel Sakha Group
  • Dimensi Quantum Wahyudi

Quick Links

  • Home
  • About
  • Product
  • News
  • Articles
  • Contact Us
Head Office

BizPark 3 Bekasi, Jl. Sultan Agung No.80 No. C37, Kali Baru, Medan Satria, Bekasi, West Java 17132

Member of Nabel Sakha Group