Apa Itu Vacuum Generators dan Penjelasan Cara Kerjanya
Dalam industri modern, sistem vacuum menjadi teknologi yang sangat penting untuk proses pengangkatan, pemindahan, hingga penyedotan material kerja. Hadirnya sistem vacuum membantu proses produksi menjadi lebih efisien dan akurat. Nah, di balik sistem ini, terdapat komponen utama yang menjadi “jantung” dari sistem tersebut, yaitu vacuum generators. Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang apa itu vacuum generators.
Pengertian Vacuum Generators
Vacuum generators adalah alat yang berfungsi untuk menghasilkan vacuum, yaitu kondisi di mana tidak ada partikel materi dalam suatu ruang karena tekanan yang sangat rendah. Vacuum ini yang nantinya digunakan untuk menciptakan gaya hisap dalam berbagai aplikasi industri, seperti pengangkat vacuum atau vacuum lifter, mesin kemasan, conveying system, dan sistem pemrosesan otomatis.
Vacuum generator bekerja dengan cara menarik atau mengeluarkan udara dari suatu ruang tertutup, sehingga tercipta perbedaan tekanan yang memicu efek hisap.
Baca juga: Teknologi Vacuum Automation untuk Industri
Jenis-jenis Vacuum Generators
Vacuum generators umumnya terbagi dalam dua jenis yakni vacuum generators pneumatic (ejector) dan electric (pompa dan blower). Sesuai namanya, perbedaan dari keduanya adalah sumber energinya. Pneumatic memanfaatkan udara yang sudah terkompresi sedangkan electric menggunakan motor listrik untuk memutar pompa atau blower yang menyedot udara dari dalam ruang tertutup.
Vacuum generators pneumatic menerapkan waktu siklus yang pendek dan dapat diintegrasikan langsung ke dalam sistem karena desainnya yang ringkas dan ringan. Ejector menawarkan fungsi cerdas untuk energi dan kontrol proses. Vacuum electric digunakan dalam aplikasi ketika udara terkompresi tidak tersedia atau jika diperlukan kapasitas hisap yang sangat tinggi.
Cara Kerja Vacuum Generators
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, vacuum generators dibagi menjadi dua jenis yaitu pneumatic (ejector) dan electric (pumps dan blower). Keduanya memiliki prinsip kerja yang berbeda, tapi tujuannya sama: menciptakan vacuum (tekanan rendah) untuk menghisap atau mengangkat benda kerja.
1. Vacuum Generators Pneumatic
Pada vacuum generators pneumatic, udara tekan atau compressed air dialirkan melalui saluran sempit di dalam ejector yang disebut nozzle. Saat udara melewati nozzle dengan kecepatan tinggi, tekanan di sekitarnya turun drastis sehingga menciptakan kondisi vacuum. Ini yang disebut sebagai efek venturi. Tekanan rendah ini akan menarik udara dari saluran vacuum, sehingga menghasilkan vacuum di suction port.
Untuk pengaplikasiannya, vacuum generators pneumatic ejector cocok digunakan pada sistem otomatisasi, robot industri, aplikasi ringan sampai menengah.
2. Vacuum Generators Electric
Metode ini menggunakan motor listrik untuk memutar pompa atau blower yang menyedot udara dari dalam ruang tertutup. Pompa vacuum electric memiliki motor yang menggerakkan sistem penyedotan (misalnya: piston, diafragma, atau vane). Motor ini menarik udara keluar dari ruang tertutup atau suction cup. Saat udara dikeluarkan, tekanan di dalam ruang menurun, dan tercipta vacuum. Vacuum ini memungkinkan sistem untuk mengangkat atau menahan benda kerja.
Baca juga: JumboFlex: Solusi Efisien untuk Pengangkatan Beban di Industri
Untuk pengaplikasiannya, vacuum generators electric umumnya digunakan pada sistem besar dan berat, pengangkatan benda pori-pori tinggi (seperti kardus dan kayu), lokasi tanpa udara tekan.
Produk Vacuum Generators Schmalz
Sebagai salah satu pemimpin global dalam teknologi vakum, Schmalz menyediakan berbagai jenis vacuum generator yang disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi industri yang berbeda. Berikut ini adalah kategori utama produk vacuum generator yang ditawarkan oleh Schmalz:
1. Basic Ejectors
Basic ejectors memiliki ukuran yang kecil sehingga bisa digunakan di area yang terbatas, seperti di dalam bodi robot industri, di antara mesin produksi, serta di sistem otomasi yang memiliki space terbatas. Basic ejectors juga memiliki desain yang simpel, hanya terdiri dari bodi utama, nozzle venturi, peredam suara sehingga lebih tahan aus dan minim perawatan.
Cocok untuk proses dinamis seperti:
- Pick and place di lini produksi
- Robot industri yang bergerak cepat dan terus menerus
- Manipulator robot pada mesin CNC atau otomasi pabrik
2. Compact Ejectors
Compact ejectors memiliki fungsi-fungsi yang terdapat pada basic ejectors. Namun, compact ejectors dibekali dengan keunggulan tambahan seperti katup hisap (suction valve), katup tiup (blow off valve), saklar vacuum (vacuum switch), dan filter.
3. Inline Ejectors
Jenis ejector vacuum yang berbentuk silinder kecil. Inline ejectors dipasang langsung di dalam jalur selang, di antara sumber udara tekan dan suction cup.
4. Vacuum Pumps
Untuk kebutuhan vacuum sangat kuat tapi dengan volume udara yang kecil, tersedia tiga jenis pompa industri: oil-lubricated vacuum pumps, dry-running vacuum pumps, serta water-rings pumps.
Baca juga: Mengenal PT Dimensi Quantum Wahyudi sebagai Distributor Resmi Schmalz yang Terpercaya
5. Vacuum Blowers
Vacuum blowers menghasilkan aliran udara sangat besar (bukan tekanan tinggi), cocok untuk sistem dengan kebocoran atau ventilasi tinggi. Selain itu bisa menciptakan vacuum ringan, sehingga kurang cocok untuk aplikasi yang butuh kevacuuman ekstrem. Generator ini optimal untuk diaplikasikan pada benda kerja berpori seperti karton dan kain, karena keduanya tidak bisa divacuum dengan tekanan tinggi.
PT Dimensi Wahyudi sebagai distributor resmi Schmalz di Indonesia menyediakan produk-produk yang terjamin orisinalitasnya. Untuk informasi lebih selengkapnya tentang vacuum blowers bisa hubungi kami melalui e-mail sales@dimensiwahyudi.com.